- SUMBER : HUMAS POLRES BOJONEGORO
BOJONEGORO – Kepemimpinan di lingkungan Polres Bojonegoro resmi memasuki babak baru. AKBP Yenni Diarty kini dipercaya memimpin institusi kepolisian di Kabupaten Bojonegoro setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).
Penugasan tersebut merupakan bagian dari kebijakan mutasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026. Penempatan AKBP Yenni Diarty di Bojonegoro tidak hanya menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan, tetapi juga mencatatkan tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya jabatan Kapolres Bojonegoro diemban oleh seorang polisi wanita (Polwan).
Sebelum menerima amanah sebagai Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni menjabat sebagai Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan. Pengalaman di bidang administrasi lalu lintas dan pelayanan publik menjadi salah satu bekal penting yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Bojonegoro.
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat utama Polda Jawa Timur beserta jajaran perwira yang mengikuti rotasi jabatan. Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya institusi Polri untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.
Baca juga:
Usai resmi dilantik, AKBP Yenni Diarty menyampaikan komitmennya untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya, sejalan dengan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Bojonegoro. Siap memberikan yang terbaik di Bojonegoro," ujar AKBP Yenni usai pelaksanaan sertijab.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Yenni juga menyampaikan salam perkenalan kepada seluruh masyarakat Bojonegoro. Dengan penuh kerendahan hati, ia memohon doa dan dukungan agar mampu menjalankan tugas secara optimal serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Selaku orang baru, mohon permisi atau dalam bahasa Jawa kulo nuwun. Semoga saya dapat memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat. Mohon dukungan, saran, dan masukan untuk kebaikan serta kemajuan Polres Bojonegoro," tuturnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan keterbukaan, kolaborasi, dan komunikasi dengan masyarakat. Dukungan dari pemerintah daerah, unsur TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif di Kabupaten Bojonegoro.
Kehadiran AKBP Yenni Diarty sebagai Kapolres Bojonegoro sekaligus menjadi simbol semakin terbukanya ruang kepemimpinan bagi polisi wanita di lingkungan Polri. Penunjukan tersebut menunjukkan bahwa profesionalisme, kompetensi, dan integritas menjadi landasan utama dalam proses pengembangan karier, tanpa membedakan gender.
Dengan kepemimpinan yang baru, masyarakat menaruh harapan agar Polres Bojonegoro semakin memperkuat pelayanan yang humanis, responsif, serta mampu menjawab berbagai dinamika sosial dan tantangan keamanan di daerah. Sinergi yang erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terbangun demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Bojonegoro secara berkelanjutan.