Home Daerah

Sekda Bojonegoro Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Riil untuk Kebijakan Pembangunan

by Media Rajawali - 19 Juni 2026, 17:45 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro di Rumah Dinas Sekda, Jumat (19/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pendataan ekonomi nasional yang bertujuan memotret kondisi riil aktivitas usaha dan struktur ekonomi masyarakat.

Petugas BPS yang hadir mengenakan atribut resmi dan identitas lengkap melakukan wawancara serta pendataan secara langsung terhadap Edi Susanto dan keluarga mengenai unit usaha yang dijalankan beserta pendapatan yang diperoleh. Proses tersebut berlangsung sesuai dengan prosedur sensus yang telah ditetapkan guna memastikan akurasi data yang dihimpun.

Usai mengikuti pendataan, Edi Susanto menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting dalam menyediakan basis data yang akurat bagi penyusunan berbagai kebijakan pembangunan. Menurutnya, data yang valid akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Hari ini saya menerima kedatangan petugas statistik terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas. Kedatangan mereka adalah untuk melakukan pendataan riil terkait dengan pendapatan serta unit usaha yang saya lakukan," ujarnya.

Baca juga:

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Edi untuk mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam memberikan informasi kepada petugas yang bertugas di lapangan.

Menurutnya, masyarakat perlu menyampaikan data sesuai dengan kondisi sebenarnya, baik mengenai jenis usaha yang tengah dijalankan maupun besaran pendapatan yang diperoleh. Dengan demikian, hasil sensus akan mampu menggambarkan secara utuh kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Kita berharap kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk memberikan data-data sesuai kondisi yang ada di masyarakat sendiri, baik terkait usaha yang dilakukan sekarang maupun pendapatan selama ini sehingga data ekonomi penduduk terhimpun dengan baik dan menunjukkan kondisi riil saat ini," katanya.

Lebih lanjut, Edi menegaskan bahwa keberadaan data ekonomi yang akurat tidak hanya menjadi kebutuhan statistik semata, melainkan juga menjadi landasan strategis dalam pengambilan keputusan pembangunan daerah. Informasi yang tersaji dari hasil sensus akan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penguatan perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri diharapkan mampu menghasilkan gambaran komprehensif mengenai dinamika aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga pemerintah memiliki pijakan yang kuat dalam menyusun program pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan riil warga.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kualitas data menjadi elemen mendasar dalam mewujudkan pembangunan yang terukur dan berkeadilan. Sebab, di balik setiap kebijakan yang dihasilkan, terdapat satu prinsip yang tidak dapat dipisahkan: data yang akurat merupakan kunci utama dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Share :