BOJONEGORO, — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara resmi mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Balai Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Silaturahmi Mari Wujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur dan Membanggakan” ini dihadiri langsung oleh Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah.
Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut sekitar pukul 16.30 WIB disambut antusias warga yang telah memadati balai desa sejak sore hari. Selain mengikuti agenda keagamaan, masyarakat juga memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan sambutan kepala daerah dan tausiyah keagamaan, serta ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa toleransi dan kerukunan sosial di Bojonegoro selama ini terjaga berkat sinergi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretariat Daerah, serta jajaran perangkat daerah yang dinilai konsisten membangun suasana kondusif, khususnya di wilayah Sumberrejo.
“Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ruang untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, menjaga harmoni sosial, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya. Ia juga mengajak warga untuk menjaga persatuan dan stabilitas keamanan hingga perayaan Idul Fitri mendatang.
Baca juga:
Seiring meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro menghadirkan Gerakan Pangan Murah sebagai langkah pengendalian inflasi dan stabilisasi harga.
Program tersebut menawarkan sejumlah komoditas dengan harga di bawah pasar, antara lain telur Rp28.000 per kilogram, Minyakkita Rp15.000 per liter, gula Rp15.000 per kilogram, beras SPHP Rp55.000 per lima kilogram, cabai Rp5.000 per kemasan, bawang merah Rp8.000 per seperempat kilogram, bawang putih Rp7.000 per seperempat kilogram, serta tomat Rp1.000 per kemasan.
Kartimah, warga Sumuragung, mengaku telah datang sejak pukul 15.00 WIB untuk mendapatkan kebutuhan pokok. “Saya beli minyak dan gula. Harganya lebih murah dibanding di toko, selisihnya cukup membantu,” katanya.
Antusiasme warga terlihat dari antrean yang tertib namun padat, mencerminkan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif terhadap kebijakan stabilisasi harga tersebut.
Selain GPM, Safari Ramadhan juga diramaikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat serta Bazar UMKM Bahagia yang menampilkan beragam produk unggulan pelaku usaha lokal. Kehadiran layanan kesehatan dan ruang promosi usaha mikro ini mempertegas pendekatan terpadu pemerintah daerah dalam menggabungkan aspek spiritual, sosial, dan ekonomi dalam satu kegiatan.
Melalui Safari Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap tercipta kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Lebih dari itu, agenda ini diharapkan menjadi wahana memperkuat solidaritas sosial, menjaga stabilitas harga, serta menumbuhkan optimisme kolektif dalam mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.