Home Daerah

Polres Bojonegoro Perkuat Perlindungan Pelajar, Cegah Bullying hingga Narkoba

by Media Rajawali - 29 Oktober 2026, 17:28 WIB

  • Sumber : Humas Polres Bojonegoro 

BOJONEGORO – Polres Bojonegoro memperkuat langkah pencegahan berbagai ancaman terhadap pelajar melalui pembentukan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Program ini diarahkan untuk mencegah perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi daring, serta kenakalan remaja yang dapat mengganggu keamanan lingkungan pendidikan dan perkembangan generasi muda.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Apel Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman Mapolres Bojonegoro, Kamis (29/10/2026). Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty memimpin apel yang menjadi momentum penguatan koordinasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pejabat utama Polres Bojonegoro, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, hingga Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.

Turut hadir perwakilan kepala sekolah, koordinator guru bimbingan konseling (BK), personel polisi pendamping kelas, polisi pengawas sekolah, serta ketua dan pengurus OSIS. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan, pemerintah, tenaga pendidik, dan pelajar dalam membangun sistem perlindungan yang menyeluruh di lingkungan pendidikan.

Dalam amanatnya, AKBP Yenni Diarty menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat memperoleh ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai sosial bagi generasi penerus bangsa.

Menurutnya, kompleksitas tantangan yang dihadapi pelajar saat ini membutuhkan perhatian serius dan langkah pencegahan yang terarah. Perundungan, tawuran, narkoba, judi daring, serta berbagai bentuk kenakalan remaja tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena dapat berdampak terhadap keselamatan, perkembangan psikologis, dan masa depan anak.

Baca juga:

Sekolah sejatinya adalah rumah kedua, tempat di mana karakter dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita,” tegas Yenni.

Ia menjelaskan, Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah yang diinisiasi Polda Jawa Timur tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum. Program tersebut mengedepankan upaya pencegahan, edukasi, dan pendekatan humanis untuk membangun kesadaran pelajar sekaligus mencegah munculnya perilaku yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di sekolah.

Melalui program ini, personel kepolisian diharapkan dapat menjalankan peran sebagai mitra bagi pihak sekolah, memberikan pendampingan, serta memperkuat komunikasi dengan tenaga pendidik dan pelajar. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya aman, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak secara positif.

Hari ini, kita menyatukan komitmen untuk satu tujuan mulia: mewujudkan sekolah yang aman, serta membentuk pelajar yang tertib, disiplin, dan terlindungi,” ujarnya.

Yenni menambahkan, perlindungan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian atau pihak sekolah. Peran pemerintah daerah, orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan setiap anak memperoleh lingkungan belajar yang aman serta terbebas dari kekerasan dan perilaku menyimpang.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Polres Bojonegoro berharap upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bojonegoro sebagai kabupaten yang ramah anak, sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Share :