Home Daerah

PJI Bojonegoro Perkuat Soliditas dan Gulirkan Program Listrik Gratis bagi Warga Kurang Mampu

by Media Rajawali - 16 April 2026, 13:41 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

BOJONEGORO — Di tengah dinamika peran pers sebagai pilar demokrasi, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya tidak hanya dalam kerja jurnalistik, tetapi juga dalam aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan musyawarah rutin yang dirangkaikan dengan halal bihalal, Rabu (15/4/2026).

Bertempat di kediaman Heri Susilo di Desa Lengkong, Kecamatan Balen, forum yang dihadiri pengurus dan anggota ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum pasca-Idulfitri dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kohesi internal organisasi.

Ketua DPC PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya strategis membangun organisasi yang solid, adaptif, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat antaranggota sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Soliditas organisasi menjadi kunci dalam menjaga marwah profesi. Dari sinilah lahir sinergi untuk menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.

Baca juga:

Lebih dari sekadar konsolidasi internal, forum musyawarah juga menjadi ruang perumusan program kerja yang berorientasi pada kepedulian sosial. Salah satu agenda utama yang mencuat adalah rencana pemberian bantuan pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu yang hingga kini belum menikmati akses listrik.

Program ini dinilai sebagai langkah konkret organisasi dalam menjembatani kesenjangan akses layanan dasar di masyarakat. Berdasarkan hasil pendataan awal, sedikitnya tiga calon penerima manfaat telah teridentifikasi dan akan segera ditindaklanjuti pada tahap berikutnya.

Penasehat PJI Bojonegoro, Sutrisno, yang akrab disapa Mbah Alex, menyampaikan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan yang terjaga. Ia menilai, semangat kolektif dan rasa memiliki antaranggota menjadi energi utama dalam mendorong keberhasilan setiap program.

Kebersamaan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi untuk membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan. Dari situ lahir kepedulian, dan dari kepedulian lahir aksi nyata,” tuturnya.

Selain membahas program baru, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan agenda sebelumnya serta merumuskan langkah strategis ke depan. Evaluasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas organisasi dalam merespons dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat.

Dengan mengusung semangat “PJI Penegak Pilar Demokrasi”, organisasi ini menegaskan kembali perannya tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial. Melalui kombinasi antara profesionalisme jurnalistik dan kepedulian sosial, PJI Bojonegoro berupaya menghadirkan kontribusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

Share :