Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Siapkan Transformasi RSUD Kalitidu, Perluas Akses Layanan Kesehatan Publik

by Media Rajawali - 25 Februari 2026, 20:13 WIB

BOJONEGORO, — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah melalui pengembangan fasilitas kesehatan di Kecamatan Kalitidu menjadi RSUD Kalitidu. Kebijakan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, dalam keterangan pada Selasa (24/2/2026), menjelaskan bahwa bangunan yang semula direncanakan sebagai rumah sakit khusus kini diarahkan menjadi rumah sakit umum daerah. Penyesuaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil evaluasi menyeluruh yang mempertimbangkan dinamika kebutuhan pelayanan kesehatan serta kerangka regulasi yang berlaku.

“Orientasi utama pemerintah daerah adalah memastikan fasilitas yang telah dibangun benar-benar menghadirkan manfaat maksimal. Dengan skema rumah sakit umum, cakupan layanan akan lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ninik.

Baca juga:

Transformasi ini dinilai strategis di tengah meningkatnya tuntutan terhadap akses layanan kesehatan yang merata dan berstandar. Dengan status sebagai rumah sakit umum daerah, fasilitas di Kalitidu diharapkan mampu menyediakan layanan yang lebih luas, mulai dari pelayanan dasar hingga rujukan lanjutan, sekaligus memperkuat sistem rujukan antarwilayah di Kabupaten Bojonegoro.

Selain aspek layanan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kesiapan pendukung operasional, termasuk pemenuhan standar sarana dan prasarana, penguatan tata kelola, serta penyediaan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten. Pendekatan ini dilakukan secara bertahap dan terencana untuk menjaga keberlanjutan layanan dalam jangka panjang.

Langkah pengembangan RSUD Kalitidu mencerminkan upaya konsolidasi infrastruktur kesehatan yang lebih adaptif dan inklusif. Pemerintah daerah menilai bahwa investasi pada sektor kesehatan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari strategi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Dengan transformasi tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap akses masyarakat terhadap layanan medis yang berkualitas semakin terbuka, sekaligus mempertegas arah kebijakan publik yang berorientasi pada kepentingan warga secara luas dan berkelanjutan.

Share :