Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Pesona Kali Pacal Car Free Day, Dorong Wisata dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

by Media Rajawali - 21 Juni 2026, 19:41 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi meluncurkan program Pesona Kali Pacal Car Free Day (CFD) di kawasan wisata Kali Pacal, Desa Semen Kidul, Kecamatan Sukosewu, Minggu (21/6/2026). Program tersebut dihadirkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis wilayah melalui keterlibatan aktif masyarakat.

Pelaksanaan perdana berlangsung meriah dan mendapat sambutan luas dari warga. Sejumlah unsur pemerintahan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat dari berbagai daerah sekitar turut memadati kawasan wisata yang kini diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas publik baru di wilayah Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, serta berbagai komunitas masyarakat hadir dalam peluncuran tersebut.

Camat Sukosewu Alit Saksama Purnayoga menjelaskan bahwa lahirnya Pesona Kali Pacal CFD merupakan buah dari kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Gagasan tersebut berawal dari aspirasi para pemuda, Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemerintah desa, serta warga Kecamatan Sukosewu yang kemudian memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu sebagai ruang bersama yang tidak hanya menyediakan sarana olahraga dan rekreasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Alit.

Sejak pelaksanaan perdananya, dampak ekonomi mulai dirasakan masyarakat. Lebih dari 100 pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka stan dan menawarkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner hingga produk kreatif lokal.

Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro turut memberikan dukungan melalui penyediaan puluhan tenda bagi para pedagang guna menunjang aktivitas usaha selama penyelenggaraan CFD.

Antusiasme masyarakat bahkan telah terlihat sejak malam sebelum acara berlangsung. Berbagai pertunjukan seni, hiburan rakyat, serta kegiatan budaya yang digelar di kawasan Kali Pacal berhasil menarik perhatian warga dan menciptakan suasana yang semarak.

Baca juga:

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro sekaligus Ketua Dekranasda, Cantika Wahono, menilai keberadaan Car Free Day memiliki nilai strategis dalam memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal. Menurutnya, keberhasilan sektor UMKM tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga pada kemampuan bersaing dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para pelaku usaha, mulai dari pengurusan legalitas, peningkatan kualitas produk, pembenahan desain kemasan, hingga penguatan strategi pemasaran.

Kami siap mendampingi UMKM agar semakin berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," kata Cantika.

Ia menambahkan bahwa pengembangan destinasi wisata dan pemberdayaan UMKM memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kolaborasi tersebut diyakini dapat memperkuat identitas kawasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dan pemerintah Kecamatan Sukosewu yang berhasil menghadirkan ruang publik produktif dengan dampak ekonomi langsung bagi warga.

Menurutnya, Car Free Day tidak sekadar menjadi arena olahraga dan rekreasi, melainkan juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa.

Program seperti ini sangat positif karena mampu menghadirkan aktivitas masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi lokal," ujarnya.

Nurul menjelaskan bahwa pengembangan Pesona Kali Pacal CFD selaras dengan lima prioritas pembangunan Kabupaten Bojonegoro, yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka pengangguran, serta penguatan konektivitas antarwilayah.

Di tengah tantangan menurunnya kapasitas fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian dan kesehatan sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Berbagai program peningkatan produktivitas pertanian, layanan kesehatan gratis, serta penguatan kualitas sumber daya manusia terus menjadi agenda prioritas pemerintah daerah.

Kehadiran Pesona Kali Pacal Car Free Day diharapkan mampu menjadikan kawasan Sukosewu sebagai pusat aktivitas masyarakat yang memadukan olahraga, wisata, hiburan, serta ekonomi berbasis kerakyatan.

Lebih jauh, keberhasilan program tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan wilayah yang dapat direplikasi oleh kecamatan lain di Kabupaten Bojonegoro. Dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor, potensi lokal diyakini dapat dioptimalkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Share :