Home Daerah

Pemdes Beged Ajak Publik Bijak Menyikapi Informasi Proyek BKKD, Kasun Petak Beri Penjelasan Teknis

by Media Rajawali - 06 Februari 2026, 11:11 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

BOJONEGORO — Pemerintah Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, mengajak masyarakat untuk bersikap bijak dan kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar terkait proyek pembangunan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025/2026.

Kepala Desa Beged, Erdino Tri Handoyo, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan pengawasan publik merupakan bagian penting dalam pembangunan desa. Namun, ia mengingatkan agar setiap informasi perlu dipahami secara utuh dengan melihat tahapan pekerjaan serta klarifikasi dari pihak terkait sebelum menarik kesimpulan.

Pembangunan desa yang menggunakan anggaran publik memang harus terbuka. Karena itu kami mengajak masyarakat menelaah informasi secara objektif, memverifikasi fakta, dan tidak tergesa-gesa untuk menyimpulkannya,” ujarnya.

Penjelasan teknis turut disampaikan Kepala Dusun Petak, Andoko, yang menegaskan bahwa spesifikasi pondasi pada perencanaan tetap menggunakan enam batang besi berdiameter 10 milimeter pada setiap titik.

Baca juga:

Menurutnya, kondisi yang sempat terlihat di lapangan merupakan situasi sementara akibat adanya kegiatan keagamaan masyarakat di lokasi proyek. Bagian atas struktur pondasi sempat dibongkar untuk kepentingan kegiatan tersebut sebelum pekerjaan dilanjutkan kembali.

Awalnya semua titik sudah terpasang enam batang besi ukuran 10. Saat pekerjaan dilanjutkan, yang terlihat hanya tiga batang karena digunakan untuk pengaitan wiremesh. Tiga batang lainnya sudah tertutup lapisan lantai kerja (lean concrete),” jelas Andoko.

Ia menambahkan bahwa tahapan konstruksi dilakukan secara bertahap sehingga sebagian komponen struktur tidak selalu terlihat pada fase tertentu.

Pemerintah Desa Beged menegaskan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, serta kesiapan untuk mendukung pengawasan dari masyarakat maupun instansi berwenang. Pemerintah desa berharap masyarakat dapat menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif sekaligus menjaga suasana kondusif demi kelancaran pembangunan.

Dengan penjelasan tersebut, Pemdes Beged berharap masyarakat dapat menelaah informasi secara menyeluruh, sehingga mampu membedakan fakta teknis di lapangan dengan persepsi yang belum tentu menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Share :