Home Daerah

Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan, Tiga Pilar Tanam 800 Pohon Produktif di Kawasan Spillway Waduk Pacal

by Media Rajawali - 13 Februari 2026, 14:08 WIB

  • Oleh : Budi Hartono || Sumber : ADMC 0813

BOJONEGORO — Upaya mitigasi bencana berbasis pelestarian lingkungan kembali diperkuat melalui kolaborasi unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa di wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan karya bakti penanaman ratusan pohon produktif digelar di area spillway Waduk Pacal, Jumat (13/2/2026), sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana alam sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Sebanyak 800 bibit pohon produktif ditanam secara gotong royong oleh jajaran Babinsa Koramil 0813-24/Temayang, Polsek Temayang, Pemerintah Desa Kedungsumber, serta masyarakat setempat. Komposisi bibit yang ditanam meliputi 250 pohon alpukat, 250 pohon jambu kristal, 100 pohon nangka, 100 pohon mangga, dan 100 pohon sukun.

Bati Tuud Koramil 0813-24/Temayang, Peltu Didik Supriyono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi potensi dampak bencana alam di kawasan sekitar waduk.

Menurutnya, penanaman pohon di area spillway memiliki fungsi strategis dalam menjaga stabilitas tanah dan mencegah erosi maupun longsor, khususnya di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.

“Karya bakti ini merupakan upaya nyata menjaga kelestarian lingkungan agar tetap asri dan bersih, sekaligus mengurangi risiko bencana alam. Pemilihan jenis pohon produktif juga bertujuan agar kelak dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Didik.

Baca juga:

Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Langkah sederhana seperti penanaman pohon dinilai memiliki dampak jangka panjang dalam mencegah bencana banjir maupun longsor.

Kegiatan tersebut mencerminkan sinergi kuat antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan.

Kepala Desa Kedungsumber, Ir. Kardi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap penanaman pohon ini menjadi langkah awal gerakan berkelanjutan di wilayah desa.

“Terima kasih kepada jajaran TNI-Polri dan masyarakat yang telah bersinergi. Semoga kegiatan ini menjadi pionir gerakan penanaman pohon di Desa Kedungsumber dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat,” ungkapnya.

Penanaman pohon produktif tidak hanya dipandang sebagai upaya mitigasi bencana, tetapi juga sebagai investasi ekologis dan ekonomi jangka panjang. Selain memperkuat daya serap air dan menjaga struktur tanah, keberadaan pohon buah diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga melalui hasil panen di masa mendatang.

Kegiatan karya bakti ini menjadi contoh nyata bahwa mitigasi bencana tidak selalu dimulai dari langkah besar, melainkan dari aksi kolektif yang konsisten dalam menjaga alam. Upaya tersebut diharapkan mampu membangun ketahanan lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Share :