Home Daerah

Kapolres Bojonegoro Perkuat Kemitraan dengan Muhammadiyah, Dorong Kolaborasi Menjaga Stabilitas Keamanan Daerah

by Media Rajawali - 05 Agustus 2026, 07:31 WIB

  • SUMBER : HUMAS POLRES BOJONEGORO 

BOJONEGORO — Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat terus menjadi bagian dari langkah awal kepemimpinan Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty. Melalui agenda safari silaturahmi pasca serah terima jabatan, Kapolres mengunjungi Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, H. Suwito, di Kantor PD Muhammadiyah, Jalan Teuku Umar, Bojonegoro, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk perkenalan pejabat baru kepada salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menyatukan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam pertemuan itu, AKBP Yenni Diarty hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro. Suasana dialog berlangsung hangat dengan menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi antara institusi kepolisian dan tokoh-tokoh masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang.

Kapolres menjelaskan bahwa rangkaian safari silaturahmi tersebut merupakan bagian dari tradisi "kulonuwun" sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan yang memiliki pengaruh besar dalam menjaga harmoni kehidupan sosial di Bojonegoro.

Menurutnya, Muhammadiyah memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri karena selama ini aktif berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu, hubungan yang kuat antara Polres Bojonegoro dan Muhammadiyah dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, AKBP Yenni juga mengajak Muhammadiyah untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan literasi informasi di tengah masyarakat. Di era digital yang ditandai dengan arus informasi yang bergerak sangat cepat, masyarakat dinilai memerlukan edukasi agar lebih kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Baca juga:

Ia menekankan bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi atau hoaks berpotensi memicu kesalahpahaman, memecah persatuan, hingga mengganggu stabilitas keamanan apabila tidak diantisipasi melalui edukasi dan komunikasi yang baik.

Kunjungan ini untuk meningkatkan kerja sama, menjalin ukhuwah, memperkuat koordinasi, serta mempererat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan. Muhammadiyah merupakan salah satu mitra penting Polri yang selama ini turut berperan aktif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui visi dan misinya," ujar AKBP Yenni Diarty.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, H. Suwito, menyambut positif kunjungan Kapolres beserta rombongan. Ia menilai silaturahmi tersebut menjadi langkah konstruktif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama sebagai fondasi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.

Menurut Suwito, komunikasi yang intensif antara aparat penegak hukum dengan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Bojonegoro.

Ia juga menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus mendukung berbagai program Polres Bojonegoro yang bertujuan menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta menciptakan ruang sosial yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Sependapat dengan apa yang disampaikan Ibu Kapolres, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan. Kami siap mendukung tugas dan program Polres Bojonegoro agar sinergitas dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro terus terjalin dengan baik," ujar Suwito.

Pertemuan tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif yang mengedepankan dialog, kemitraan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Di tengah dinamika sosial dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, sinergi antara kepolisian, organisasi keagamaan, serta masyarakat sipil dinilai menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan sosial di Kabupaten Bojonegoro.

Share :