Home Daerah

Kapolres Bojonegoro Pererat Sinergi dengan Mahasiswa dalam Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan

by Media Rajawali - 27 Februari 2026, 12:37 WIB

  • Sumber: Humas Polres Bojonegoro 

Bojonegoro – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Polres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama organisasi mahasiswa serta kepemudaan Kabupaten Bojonegoro di Panti Asuhan Muslimat NU Nurur Rohmah, Jalan Hasanuddin, Kamis (26/2/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komunikasi antara kepolisian dan generasi muda dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Agus Elfauzi, Kasat Intelkam AKP I Putu Suryawan, Kasat Binmas AKP Fatkur Rahman, pengurus panti asuhan KH Ahmad Kholil beserta anak-anak asuh, serta perwakilan organisasi mahasiswa seperti DPC GMNI Bojonegoro, PC IMM Bojonegoro, HMI Cabang Bojonegoro, PC PMII Bojonegoro, dan Bemnus Jatim.

Dalam sambutannya, AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog yang terbuka dan setara antara aparat penegak hukum dan mahasiswa.

“Kami ingin duduk bersama tanpa sekat, saling mendengarkan, berdialog dengan hangat, dan membangun ikatan emosional yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa dan organisasi kepemudaan merupakan energi strategis dalam pembangunan daerah. Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas serta menciptakan iklim yang kondusif di Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga:

Kapolres menekankan bahwa sinergi antara kepolisian dan mahasiswa bukan hanya sebuah keharusan moral, tetapi juga kebutuhan strategis dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan Polri, khususnya Polres Bojonegoro, dalam membangun literasi hukum, meningkatkan kesadaran sosial, serta menangkal penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Selain itu, mahasiswa didorong untuk mengawal isu-isu sosial secara objektif dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor kondusivitas dalam berbagai agenda penting, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun setiap aspirasi hendaknya disampaikan secara tertib, bermartabat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres mengajak seluruh elemen mahasiswa menjadikan Ramadan sebagai titik tolak memperkuat kolaborasi dalam semangat membangun Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. Ia juga mengutip doa Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 126 tentang harapan menjadikan negeri yang aman dan diberkahi rezeki sebagai refleksi bersama dalam membangun daerah yang harmonis.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa dari HMI, PC PMII, dan DPC GMNI Bojonegoro menyampaikan apresiasi atas inisiatif dialog yang dibuka oleh Kapolres. Mereka berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada momentum Ramadan, melainkan berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk peningkatan kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu menjadi penegas bahwa ruang komunikasi antara aparat keamanan dan mahasiswa tetap terbuka, dengan tujuan bersama menjaga stabilitas serta memperkuat kohesi sosial di Bojonegoro.

Share :