Home Daerah

Kades Sambeng Pilih Mundur dari Panggung Politik, Setia Kembali Menjadi Petani

by Media Rajawali - 01 Mei 2026, 23:29 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

Bojonegoro — Pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Pujianto, yang mengisyaratkan tidak akan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan kepala desa mendatang. Alih-alih melanjutkan karier di pemerintahan desa, ia justru menyatakan keinginannya untuk kembali menekuni profesi sebagai petani.

Ungkapan tersebut disampaikan secara lugas saat dirinya ditemui di lahan sawah bengkok miliknya pada Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Dengan nada tenang namun penuh keyakinan, Pujianto menyampaikan bahwa kehidupan sebagai petani dinilainya lebih memberikan ketenangan dibandingkan tanggung jawab sebagai kepala desa.

Lebih baik menjadi petani daripada menjadi kepala desa. Ke depan saya tidak akan mencalonkan diri lagi. Saya memilih setia menjadi petani,” ujarnya.

Baca juga:

Pernyataan ini menjadi sorotan, mengingat jabatan kepala desa kerap dipandang sebagai posisi strategis dengan pengaruh besar dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat lokal. Namun bagi Pujianto, dinamika kepemimpinan desa yang kompleks serta berbagai tantangan administratif dan sosial tampaknya menjadi pertimbangan tersendiri dalam menentukan arah hidupnya ke depan.

Di tengah hamparan sawah yang menjadi saksi pernyataannya, Pujianto tampak lebih membumi. Aktivitas bertani yang selama ini tetap ia jalani di sela kesibukannya sebagai kepala desa, kini justru akan menjadi kehidupannya di masa mendatang. Keputusan tersebut mencerminkan kedekatannya dengan masyarakat desa yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Belum diketahui secara pasti apakah keputusan ini juga dipengaruhi oleh dinamika internal pemerintahan desa atau faktor lain yang berkembang di wilayah Sambeng. Namun yang jelas, pernyataan ini membuka ruang spekulasi terkait arah kepemimpinan desa ke depan serta siapa sosok yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Desa Sambeng.

Langkah Pujianto ini sekaligus menghadirkan refleksi tentang makna pengabdian dan pilihan hidup, bahwa tidak semua jabatan harus dipertahankan, baginya kembali ke akar profesi justru bisa menjadi bentuk keteguhan dalam menjalani kehidupan yang lebih sederhana namun bermakna.

Share :