Home Daerah

Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro Tegaskan Larangan Konvoi dan Arak-arakan

by Media Rajawali - 05 September 2026, 12:01 WIB

  • SUMBER : HUMAS POLRES BOJONEGORO 

BOJONEGORO — Kepolisian Resor Bojonegoro mengeluarkan imbauan tegas menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/9/2026). Kepolisian meminta seluruh peserta dan keluarga besar Pagar Nusa menjaga ketertiban serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan harus berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Salah satu penekanan utama kepolisian adalah larangan melakukan konvoi maupun arak-arakan di jalan raya.

Jangan ada konvoi, arak-arakan,” tegas Yenni saat menyampaikan imbauannya kepada seluruh peserta kegiatan.

Menurutnya, pengesahan warga baru seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menunjukkan kedewasaan organisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, setiap peserta diminta mengedepankan disiplin, menghormati pengguna jalan lain, serta menaati ketentuan hukum yang berlaku.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk memastikan kegiatan tidak berkembang menjadi situasi yang mengganggu ketertiban umum. Kepolisian juga memastikan akan mengambil tindakan terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kami mengajak seluruh anggota Pagar Nusa maupun seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” ujar AKBP Yenni Diarty kepada awak media, Sabtu (5/9/2026).

Yenni menegaskan, Polres Bojonegoro tidak akan mentoleransi tindakan yang dilakukan secara sengaja dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Penegakan hukum, kata dia, akan dilakukan secara profesional dan proporsional terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.

Kepolisian juga mengingatkan peserta agar tidak menggunakan knalpot brong, terutama ketika melakukan perjalanan menuju maupun meninggalkan lokasi kegiatan. Penggunaan knalpot yang menimbulkan kebisingan dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan dan masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.

Selain itu, peserta diminta mematuhi seluruh aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar nasional, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Keselamatan dan ketertiban harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi momentum kebersamaan justru menimbulkan gangguan bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga:

Untuk menjaga situasi tetap aman, kepolisian juga mengingatkan peserta agar tidak membawa senjata tajam, petasan, minuman keras, maupun benda lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Yenni meminta seluruh warga Pagar Nusa tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang dapat memicu perselisihan. Sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kondusivitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Situasi yang aman dan tertib merupakan fondasi penting agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berlangsung tanpa gangguan.

Karena itu, masyarakat maupun peserta kegiatan yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan diminta segera melaporkannya kepada Polsek terdekat, panitia, atau petugas keamanan yang berada di lokasi.

Sinergi antara kepolisian, panitia penyelenggara, peserta, dan masyarakat, kata Yenni, menjadi kunci untuk memastikan seluruh rangkaian pengesahan warga baru Pagar Nusa berjalan aman dan tertib.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) PSNU Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro, Bisri Choiron, turut menyerukan kepada seluruh warga Pagar Nusa agar mematuhi arahan aparat keamanan selama pelaksanaan pengesahan.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mencoreng nama baik organisasi.

Bisri berharap seluruh warga Pagar Nusa dapat menjadikan pengesahan warga baru sebagai momentum mempererat persaudaraan, bukan sekadar seremoni organisasi.

Semoga Bojonegoro tetap aman dan kondusif, karena damai itu indah,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penutup sekaligus penegasan bahwa keberhasilan pengesahan warga baru bukan semata-mata ditentukan oleh kelancaran prosesi, melainkan juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga ruang publik tetap aman, tertib, dan nyaman.

Dengan kepatuhan terhadap aturan serta komitmen menjaga persaudaraan, pengesahan warga baru Pagar Nusa diharapkan dapat berlangsung dalam suasana damai sekaligus menjadi cerminan kedewasaan organisasi di tengah kehidupan masyarakat Bojonegoro.

Share :