Home Daerah

Jalan Poros Manukan–Gayam Rampung, Akses Distribusi Pertanian Kian Efisien

by Media Rajawali - 09 Februari 2026, 18:47 WIB

  • Oleh : Budi Hartono

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menuntaskan pembangunan jalan poros Desa Manukan, Kecamatan Gayam, sepanjang 1.436 meter dengan lebar 4,5 meter. Proyek rigid beton yang dikerjakan melalui skema swakelola desa ini menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur pedesaan sekaligus memperkuat konektivitas kawasan pertanian.

Pembangunan jalan tersebut didanai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dan dilaksanakan dengan pendekatan transparan serta akuntabel. Pemerintah desa melibatkan masyarakat dalam Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak), sebuah model partisipatif yang dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan manfaat langsung bagi warga.

Sejak rampung, dampak infrastruktur baru ini mulai dirasakan masyarakat. Panut, seorang warga Desa Manukan, menuturkan bahwa perbaikan jalan membawa perubahan nyata pada mobilitas harian. “Selain arus lalu lintas lebih lancar, sekarang juga lebih mudah mengangkut hasil panen dan sangat membantu aktivitas sehari-hari, khususnya petani,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Baca juga:

Kepala Desa Manukan, Warngun, menegaskan bahwa keterlibatan warga menjadi faktor kunci keberhasilan proyek. Ia menyebut pembangunan ini sebagai bentuk komitmen desa dalam mengelola dana BKKD secara swakelola, transparan, dan bertanggung jawab. Menurutnya, jalan yang sebelumnya terbatas kini membuka akses lebih luas bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas sosial warga.

Perbaikan infrastruktur tersebut, lanjut Warngun, telah mempermudah anak-anak berangkat dan pulang sekolah serta mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar. Ia optimistis peningkatan aksesibilitas akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tidak hanya dari sektor pertanian, tetapi juga sektor usaha lainnya.

Pemerintah desa juga berharap keberlanjutan program BKKD pada 2026 agar sisa jalan poros desa sepanjang sekitar 900 meter dapat segera dituntaskan, sehingga konektivitas wilayah dapat terbangun secara menyeluruh.

Untuk memastikan mutu pekerjaan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama tim terkait telah melakukan monitoring dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa konstruksi rigid beton di Desa Manukan telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, menandai selesainya proyek dengan standar kualitas yang diharapkan.

Rampungnya jalan poros Manukan–Gayam menjadi ilustrasi bagaimana investasi infrastruktur di tingkat desa dapat berkontribusi langsung pada efisiensi distribusi, peningkatan produktivitas pertanian, dan penguatan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Share :