Home Nasional

Humanis dan Faktual, Cara Jurnalis TMMD Kodim Sragen Sajikan Informasi Berkualitas

by Media Rajawali - 30 April 2026, 17:47 WIB

  • Oleh : Redaksi 

Sragen – Di balik geliat pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, terdapat peran senyap namun krusial dari para jurnalis lapangan yang bekerja memastikan setiap proses tersampaikan kepada publik secara utuh, akurat, dan berimbang.

Menjadi jurnalis dalam konteks kegiatan teritorial seperti TMMD bukan sekadar mencatat peristiwa, melainkan menghadirkan realitas sosial yang hidup di tengah masyarakat. Hal inilah yang dijalankan oleh Tim Jurnalis Penerangan Kodim (Pendim) Sragen, yang tidak hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga membangun narasi yang mencerminkan keterlibatan aktif TNI bersama rakyat.

Sertu Eko Sucipto, salah satu personel yang mengemban tugas sebagai kameramen jurnalistik, menuturkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam memperoleh informasi yang bernilai berita. Di tengah aktivitas pembangunan fisik dan nonfisik TMMD, ia aktif berinteraksi langsung dengan warga, menggali cerita dari sumber pertama, serta menangkap dinamika sosial yang kerap luput dari perhatian.

Untuk mendapatkan materi yang akurat, kami harus turun langsung ke lapangan, berbincang secara santai dengan masyarakat. Dari situ, informasi yang diperoleh bukan hanya faktual, tetapi juga memiliki kedalaman cerita yang bisa disampaikan kepada publik secara utuh,” ujarnya, Selasa (28/04/2026).

Baca juga:

Pendekatan tersebut mencerminkan prinsip dasar jurnalistik profesional, yakni verifikasi langsung dan keberimbangan informasi. Dalam praktiknya, jurnalis TMMD dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga cermat dalam memilah fakta serta mampu mengemasnya dalam alur cerita yang informatif dan mudah dipahami.

Lebih dari sekadar peliputan, kehadiran jurnalis di lokasi TMMD juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat. Kedekatan yang terjalin secara alami membuka ruang dialog yang memperkuat hubungan emosional, sekaligus mempertegas nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sertu Eko menambahkan bahwa peran kehumasan dalam tubuh TNI saat ini semakin strategis, terutama dalam menyampaikan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Melalui publikasi yang terstruktur dan kredibel, kegiatan TMMD tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga menjadi inspirasi kolaborasi lintas sektor.

Melalui publikasi yang tepat, masyarakat dapat memahami bahwa program TMMD adalah bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pembangunan daerah, sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” tegasnya.

Di era keterbukaan informasi, tantangan jurnalistik semakin kompleks. Namun di tengah keterbatasan medan dan waktu, para jurnalis TMMD tetap berkomitmen menjaga integritas profesi, menyajikan berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga bermakna.

Dengan demikian, kerja jurnalistik di lokasi TMMD bukan sekadar aktivitas peliputan, melainkan bagian integral dari upaya membangun kesadaran publik tentang pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.

Share :