- Oleh : Budi Hartono
BOJONEGORO — Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung lebih dari sekadar agenda seremonial. Momentum yang diperingati setiap 4 September tersebut menjadi ruang bagi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro untuk memperkuat pelayanan, menyerap aspirasi peserta, sekaligus menegaskan kembali pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.
Aktivitas pelayanan terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, Jalan Veteran, Jumat (4/9/2026). Sekitar 80 peserta tercatat mengajukan maupun menerima pencairan manfaat jaminan ketenagakerjaan pada momentum tersebut.
Harpelnas dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk berinteraksi secara langsung dengan peserta. Masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus memastikan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diterima secara nyata oleh masyarakat.
Perhatian dalam momentum tersebut juga mengarah pada kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang memberikan porsi cukup besar terhadap perlindungan pekerja rentan.
Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Bojonegoro disebut sebagai salah satu daerah yang memberikan perhatian tinggi terhadap perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar untuk membayarkan iuran dan memberikan perlindungan kepada sekitar 58.000 pekerja rentan.
Kelompok penerima perlindungan tersebut berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal. Di antaranya pekerja hutan, marbot masjid, ketua RT, takmir, modin, hingga petugas pemandi jenazah.
Kebijakan tersebut tidak semata dipandang sebagai pembayaran iuran kepesertaan, melainkan bagian dari upaya membangun jaring pengaman sosial bagi keluarga pekerja.
Risiko kehilangan pencari nafkah utama dapat membawa dampak ekonomi yang besar bagi sebuah keluarga. Melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, ketika peserta meninggal dunia, ahli waris diharapkan memperoleh manfaat yang dapat digunakan untuk mempertahankan keberlangsungan hidup sekaligus mengembangkan kembali perekonomian keluarga.
Baca juga:
Perlindungan tersebut juga menyentuh aspek pendidikan anak. Dua anak dari peserta yang meninggal dunia dapat memperoleh manfaat beasiswa pendidikan, mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sesuai ketentuan program yang berlaku.
Dalam rangkaian peringatan Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro juga menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada sejumlah ahli waris.
Penyerahan santunan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan sistem perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.
Bagi pekerja sektor informal atau peserta dengan status Bukan Penerima Upah (BPU), akses terhadap perlindungan tersebut juga relatif terjangkau. Dengan iuran normal sebesar Rp16.800 per bulan, peserta dapat memperoleh manfaat perlindungan, termasuk santunan Jaminan Kematian hingga Rp42 juta, sesuai ketentuan program.
Ada pula insentif khusus yang diberikan dalam momentum Harpelnas tahun ini. BPJS Ketenagakerjaan memberikan potongan iuran sebesar 50 persen yang berlaku selama September hingga Desember 2026. Dengan potongan tersebut, iuran peserta menjadi Rp8.400 per bulan.
Program tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mulai mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk dengan mendaftarkan anggota keluarga yang bekerja di sektor informal.
Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut setiap keluarga semakin mampu mengantisipasi berbagai risiko, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi dampak finansial ketika pekerja menghadapi kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.
Karena itu, momentum Harpelnas 2026 di Bojonegoro tidak hanya berbicara mengenai pelayanan kepada peserta. Lebih jauh, peringatan tersebut memperlihatkan bagaimana perlindungan pekerja ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan sosial dan ekonomi keluarga.
Masyarakat Bojonegoro yang ingin memperoleh informasi mengenai pendaftaran, manfaat program, maupun mekanisme pengajuan klaim dapat mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro di Jalan Veteran.