Home Daerah

Fraksi Golkar Bojonegoro Dorong Industri Bioenergi dan Penanganan Abrasi Bengawan Solo

by Media Rajawali - 06 Februari 2026, 18:25 WIB

  • Oleh : Suyanto || Sumber : AWPI 

BOJONEGORO, 6 Februari 2026 — Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Bojonegoro menempatkan percepatan pembangunan industri bioenergi dan penanganan abrasi Sungai Bengawan Solo sebagai agenda strategis dalam kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026. Agenda tersebut mencerminkan upaya mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan perlindungan lingkungan di wilayah setempat.

Kegiatan reses yang berlangsung pada awal Februari itu dihadiri anggota DPRD dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Dander, Bojonegoro, dan Trucuk. Dalam pemaparannya, Ketua Fraksi Golkar, Sigit Kushariyanto, SE, MM, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengoordinasikan rencana investasi pembangunan pabrik bioetanol dan metanol berskala besar yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Menurut Sigit, pengembangan industri bioenergi dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Kehadiran industri tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, serta mendorong tumbuhnya sektor pendukung lainnya.

Baca juga:

“Industri bioenergi ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain agenda investasi, forum reses juga menyoroti persoalan abrasi di bantaran Sungai Bengawan Solo yang dalam beberapa tahun terakhir kian mengancam permukiman warga. Wilayah yang disebut terdampak meliputi Kelurahan Jetak, Ledok Kulon, Ledok Wetan, serta Desa Kauman. Fraksi Golkar menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk merumuskan langkah penanganan cepat, termasuk rencana pemasangan struktur pelindung bantaran serta pengendalian aliran sungai.

Isu kesejahteraan masyarakat turut menjadi bagian penting dalam pembahasan, khususnya terkait implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fraksi Golkar menegaskan komitmennya untuk memastikan program tersebut berjalan transparan, merata, dan tepat sasaran, dengan pengawasan ketat terhadap distribusi serta kualitas makanan yang diterima masyarakat.

Kegiatan reses ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi terhadap capaian pembangunan tahun sebelumnya sekaligus penyusunan prioritas kerja daerah yang akan dibawa ke rapat paripurna DPRD dalam waktu dekat. Melalui rangkaian agenda tersebut, Fraksi Golkar menegaskan tekadnya untuk mendorong kebijakan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

Share :