Home Olahraga

Dinpora Bojonegoro Dorong Wirausaha Muda Kuasai Konten Digital untuk Perluas Pasar

by Media Rajawali - 21 Juli 2026, 18:22 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO – Perubahan perilaku konsumen di era digital mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu mengemas dan mempromosikannya secara menarik. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kapasitas wirausaha muda melalui penguasaan keterampilan digital.

Upaya itu diwujudkan melalui Workshop Upscale Video Produk bertajuk “Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu” yang digelar di Ruang Angling Dharma, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti 60 wirausaha muda berusia 16 hingga 30 tahun.

Workshop ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan memproduksi video promosi yang menarik, efektif, dan memiliki nilai jual hanya dengan memanfaatkan perangkat yang paling dekat dengan mereka, yakni telepon seluler.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, mengatakan kemampuan menguasai konten digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan pemasaran produk. Menurutnya, kualitas sebuah produk perlu diimbangi dengan strategi komunikasi yang mampu membangun kepercayaan konsumen.

Melalui pelatihan ini, saya senang karena produk-produk yang sebelumnya belum begitu dikenal, dengan arahan dan teknik yang tepat dapat tampil lebih berkelas sehingga semakin dipercaya konsumen,” ujarnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi telah membuka ruang yang luas bagi generasi muda untuk membangun dan mengembangkan usaha. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pola pemasaran yang kini semakin bergeser ke platform digital.

Karena itu, Dinpora tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga berupaya membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu melahirkan generasi muda mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing.

Kita juga menghadirkan layanan perizinan usaha agar semakin mudah diakses. Selain workshop ini, kami akan menyelenggarakan bootcamp. Mudah-mudahan ini menjadi kebanggaan bagi Bojonegoro,” imbuh Arif Nanang.

Selain memperkuat kapasitas usaha, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Bojonegoro melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang kewirausahaan.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas wirausaha muda yang dilaksanakan secara konsisten setiap tahun.

Menurut Flora, program tersebut tidak berhenti pada pelatihan satu kali. Dinpora berupaya membangun kesinambungan pembinaan agar peserta memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring.

Baca juga:

Ia mencontohkan Dhita, pembawa acara dalam kegiatan tersebut, yang merupakan alumni bootcamp tahun 2025. Setelah mengikuti program pembinaan, Dhita kini berkembang dan turut mengambil peran dalam kegiatan Dinpora.

Workshop ini mengusung tema ‘Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu’ dengan tujuan agar peserta mampu menghasilkan video promosi produk yang menarik hanya menggunakan ponsel yang dimiliki,” jelas Flora.

Ia menambahkan, 60 peserta kegiatan terdiri atas wirausaha muda yang mengikuti proses pendaftaran secara daring serta sumber daya manusia Dinpora yang bertugas mengelola GOR.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar produksi video. Mereka juga dibekali pemahaman mengenai cara menyusun konten promosi yang mampu menarik perhatian calon konsumen dan menyampaikan keunggulan produk secara efektif.

Tujuannya adalah membangun ekosistem wirausaha muda yang adaptif dan inovatif melalui penguatan kemampuan membuat konten digital,” ujarnya.

Untuk memperkuat materi pelatihan, Dinpora menghadirkan filmmaker Aji Kusuma Admaja sebagai narasumber. Peserta mendapatkan wawasan mengenai proses pengambilan gambar, penyuntingan, hingga strategi menyajikan video agar lebih menarik bagi audiens.

Di sisi lain, Dinpora juga berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro. Kolaborasi tersebut menghadirkan layanan legalitas usaha secara gratis bagi peserta.

Dinpora juga berkolaborasi dengan DPMPTSP Kabupaten Bojonegoro untuk memberikan layanan legalitas usaha secara gratis kepada peserta,” ungkap Flora.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan wirausaha muda. Sebab, kemampuan memasarkan produk di ruang digital perlu berjalan beriringan dengan penguatan aspek legalitas dan profesionalisme usaha.

Dengan demikian, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan untuk menghasilkan konten promosi yang lebih berkualitas, tetapi juga mendapatkan akses terhadap pendampingan legalitas usaha.

Sinergi antara peningkatan kapasitas digital dan penguatan legalitas tersebut diharapkan mampu menciptakan fondasi usaha yang lebih kokoh bagi generasi muda Bojonegoro. Di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka, kemampuan untuk menghasilkan produk berkualitas, membangun citra melalui konten digital, serta menjalankan usaha secara legal menjadi modal penting untuk tumbuh dan berkembang.

Melalui program tersebut, Dinpora Bojonegoro berupaya menempatkan wirausaha muda bukan sekadar sebagai pelaku usaha, melainkan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi baru yang mampu mengangkat potensi daerah dan memperkuat daya saing Bojonegoro di tengah perubahan ekonomi digital.

Jika Anda ingin, saya juga bisa membuatkan versi yang lebih tajam dan bergaya koran nasional, lengkap dengan judul utama, subjudul, lead yang lebih kuat, serta gaya penulisan straight news yang lebih padat.

Share :