Home Daerah

Coffee Morning Bangun Jembatan Informasi, Brigif TP 33/Naga Sesha Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

by Media Rajawali - 02 September 2026, 12:47 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Dalam upaya memperkuat keterbukaan informasi publik dan mempererat sinergi strategis antara TNI Angkatan Darat dengan media massa, Brigade Infanteri (Brigif) Teritorial Pembangunan (TP) 33/Naga Sesha menyelenggarakan dialog terbuka bertajuk Coffee Morning bersama jajaran pers wilayah Bojonegoro.

Kegiatan yang berlangsung di Markas Komando Brigif TP 33/Naga Sesha, Kecamatan Temayang, itu mempertemukan jajaran satuan dengan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga menjadikan ruang dialog untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara satuan TNI Angkatan Darat dan media. Di tengah kecepatan penyebaran informasi melalui berbagai platform digital, komunikasi langsung antara sumber informasi dan jurnalis dipandang penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat memiliki dasar yang jelas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, mewakili Komando Brigif TP 33/Naga Sesha, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kapten Inf Priyanto, S.I.P., menyampaikan pentingnya membangun hubungan yang sehat dan profesional dengan insan pers.

Menurut Priyanto, media mempunyai peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik antara TNI dan wartawan diperlukan agar setiap informasi yang berkembang di ruang publik dapat disampaikan secara akurat, objektif, dan berimbang.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, penyamaan persepsi antara militer dan media sangat vital agar pemberitaan yang sampai kepada masyarakat senantiasa bernilai akurat, objektif, dan berimbang,” ujar Kapten Inf Priyanto.

Dalam forum tersebut, jajaran Brigif TP 33/Naga Sesha juga memaparkan sejumlah informasi mengenai tugas pokok satuan, perkembangan pembangunan markas, serta rencana pengembangan berbagai fasilitas pendukung.

Sebagai satuan yang memiliki tugas menyelenggarakan pertempuran darat sekaligus melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah tugasnya, Brigif TP 33/Naga Sesha menjalankan tugas dengan mengusung motto “Berani, Tangguh, dan Bijaksana.

Baca juga:

Selain aspek tugas dan fungsi, perkembangan pembangunan sarana dan prasarana Markas Komando Brigif TP 33/Naga Sesha turut menjadi bagian dari pembahasan. Pihak satuan menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur markas telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Pengembangan kawasan tersebut ke depan juga diarahkan untuk melengkapi kebutuhan fasilitas pendukung personel. Sejumlah fasilitas yang direncanakan antara lain lapangan tembak senapan, masjid, lapangan sepak bola, dan kolam renang.

Bagi pers, informasi mengenai perkembangan satuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman publik mengenai keberadaan Brigif TP 33/Naga Sesha, khususnya sebagai satuan yang relatif baru dalam struktur pertahanan di wilayah tersebut.

Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, bersama Ketua SMSI Bojonegoro, Kustaji, menyambut positif forum komunikasi yang digelar Brigif TP 33/Naga Sesha. Menurut kalangan media, keterbukaan komunikasi antara institusi negara dan pers merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat.

Komunikasi yang berlangsung secara langsung juga memberikan kesempatan kepada wartawan untuk memperoleh informasi dari pihak yang berwenang, sekaligus membuka ruang bagi satuan untuk menyampaikan berbagai kegiatan dan perkembangan secara lebih proporsional kepada masyarakat.

Di era ketika informasi bergerak nyaris tanpa jeda, kebutuhan terhadap informasi yang akurat menjadi semakin penting. Kecepatan pemberitaan tanpa disertai verifikasi dapat memunculkan persepsi yang keliru, sementara komunikasi yang terbuka memungkinkan informasi publik dibangun berdasarkan fakta dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, forum Coffee Morning tersebut menjadi lebih dari sekadar pertemuan informal. Ia menjadi ruang untuk membangun jembatan komunikasi antara Brigif TP 33/Naga Sesha, media, dan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi perkenalan, ramah tamah, serta foto bersama. Pertemuan tersebut sekaligus menandai komitmen untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kemitraan antara Brigif TP 33/Naga Sesha dengan insan pers, baik media lokal maupun nasional.

Bagi masyarakat Bojonegoro, kemitraan semacam ini diharapkan dapat menghadirkan arus informasi yang lebih terbuka, terukur, dan berimbang, sehingga publik tidak hanya mengetahui apa yang dilakukan sebuah institusi, tetapi juga memahami konteks, tujuan, dan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat.

Share :