Home Daerah

Cantika Wahono Ajak Kader PKK Jadi Agen Perubahan, Perkuat Pencegahan Stunting dari Tingkat Keluarga

by Media Rajawali - 23 Juni 2026, 10:55 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengajak seluruh kader PKK untuk memperkuat perannya sebagai agen perubahan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas. Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan pembinaan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro di Desa Jumok, Kecamatan Ngraho, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri kader PKK tingkat desa serta unsur pemerintah setempat itu, Cantika menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari kualitas keluarga sebagai fondasi utama. Karena itu, peran kader PKK dinilai memiliki posisi strategis dalam mendampingi masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga yang memiliki balita.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dan dimulai dari lingkungan keluarga. Pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara berkala, optimalisasi pelayanan posyandu, pemenuhan kebutuhan gizi anak, penerapan sanitasi yang layak, hingga pola asuh yang sehat menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tumbuh optimal.

Perubahan besar harus dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Kita mulai dari rumah masing-masing dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok agar anak-anak tumbuh sehat dan optimal,” ujar Cantika.

Ia juga mengingatkan bahwa kader PKK tidak hanya berfungsi sebagai pendamping keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ketahanan pangan rumah tangga, pelopor perilaku hidup bersih dan sehat, serta ujung tombak dalam percepatan penurunan angka stunting di tengah masyarakat.

Menurut Cantika, pengabdian para kader PKK merupakan pekerjaan sosial yang dijalankan dengan ketulusan dan keikhlasan. Setiap langkah yang dilakukan untuk membantu masyarakat, katanya, memiliki nilai kemanfaatan yang luas dan menjadi bagian dari investasi sosial bagi masa depan daerah.

Ketua TP PKK Desa Jumok, Anggi Risdina, menyambut positif kunjungan dan pembinaan yang dilakukan TP PKK Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai kehadiran Cantika Wahono menjadi suntikan motivasi bagi para kader di tingkat desa untuk semakin aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga.

Menurut Anggi, arahan yang diberikan menjadi bekal penting bagi kader PKK dalam memperkuat pendampingan terhadap keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pembudayaan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.

Baca juga:

Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran PKK dalam mendampingi keluarga. Arahan dari Ibu Cantika menjadi bekal bagi kami untuk semakin aktif menggerakkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, TP PKK Desa Jumok berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Selain memberikan pembinaan, dalam kesempatan tersebut Cantika Wahono juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada lansia sebatang kara, balita yang mengalami stunting, ibu hamil dengan kondisi gizi kurang, serta remaja putri yang mengalami kekurangan gizi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat intervensi sosial dan kesehatan bagi kelompok rentan, sekaligus memastikan pendampingan yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ramini, seorang lansia sebatang kara asal Desa Jumok yang menjadi salah satu penerima bantuan, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Saya sangat senang dan merasa terbantu. Semoga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sukses selalu dan bantuan seperti ini bisa terus berlanjut untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Ungkapan serupa disampaikan Luluk Istiqomah, ibu dari balita dengan kondisi gizi kurang. Ia mengatakan bantuan dan pendampingan yang diterimanya memberikan dampak positif terhadap perkembangan anaknya.

Alhamdulillah, semoga dengan bantuan yang diberikan anak saya berkembang baik dan berat badannya juga naik. Saya senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan,” katanya.

Melalui pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Tim Penggerak PKK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Dengan dukungan kader PKK hingga tingkat desa, upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta percepatan penurunan stunting diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Bojonegoro.

Share :