Home Daerah

Bojonegoro Raih Penghargaan Nasional atas Inovasi Pembangunan Keluarga, Perkuat Komitmen Menuju Generasi Emas Indonesia

by Media Rajawali - 30 Juli 2026, 10:17 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

MALANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membangun kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Berbagai inovasi yang dikembangkan pemerintah daerah bersama Tim Penggerak PKK dinilai berhasil mendukung agenda prioritas pemerintah pusat di bidang kependudukan, pembangunan keluarga, dan percepatan peningkatan kualitas generasi mendatang.

Pengakuan tersebut diwujudkan melalui penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada Kabupaten Bojonegoro dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (29/7/2026). Momentum tersebut menjadi ajang apresiasi terhadap kabupaten dan kota di Jawa Timur yang dinilai mampu menghadirkan inovasi nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Keberhasilan Bojonegoro tidak terlepas dari implementasi sejumlah program strategis yang secara langsung menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program-program tersebut meliputi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menjadi kelompok sasaran 3B.

Seluruh program tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan kebijakan pemerintah daerah dengan peran aktif TP PKK dalam membangun ekosistem keluarga yang sehat, tangguh, dan berdaya. Pendekatan tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan manusia Indonesia.

Peringatan HARGANAS tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", sebuah pesan yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa tantangan membangun keluarga pada era modern semakin kompleks sehingga membutuhkan peran aktif seluruh anggota keluarga, khususnya sosok ayah.

Menurut Emil, peran ayah tidak lagi terbatas sebagai pencari nafkah. Kehadirannya juga dibutuhkan sebagai pelindung, pendamping, pendidik, sekaligus figur yang mampu membangun rasa percaya diri anak sejak dini.

Baca juga:

Ia menambahkan bahwa kesehatan mental anak harus menjadi perhatian serius di tengah pesatnya perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang suportif, memberikan motivasi, serta menghindari sikap yang dapat meruntuhkan kepercayaan diri anak.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, TP PKK, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini bekerja bersama dalam menjalankan program-program pembangunan keluarga.

Alhamdulillah, pada peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini Kabupaten Bojonegoro memperoleh penghargaan atas inovasi program unggulan di bidang TAMASYA, GATI, SIDAYA, GENTING, dan MBG sasaran 3B. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat," ujar Cantika.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi yang berorientasi pada penguatan institusi keluarga.

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan sejahtera. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar setiap program mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro.

Prestasi yang diraih ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah yang konsisten mengembangkan inovasi pembangunan berbasis keluarga. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menyukseskan program-program strategis nasional.

Di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia yang semakin dinamis, penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa pendekatan pembangunan yang berpusat pada keluarga mampu menghasilkan dampak yang berkelanjutan. Dengan menjaga kesinambungan inovasi dan memperkuat kolaborasi, Bojonegoro optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

Share :