Home Daerah

Beasiswa Bojonegoro Jadi Penopang Asa Mahasiswa, Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

by Media Rajawali - 10 Juli 2026, 16:56 WIB

  • Oleh : Budi Hartono 

BOJONEGORO — Program Beasiswa Bojonegoro kembali menunjukkan dampak nyata bagi keberlangsungan pendidikan tinggi di daerah. Tidak sekadar menjadi bantuan finansial, program yang digagas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tersebut telah membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi untuk tetap melanjutkan studi tanpa terbebani persoalan biaya.

Komitmen tersebut tergambar dalam kegiatan pembinaan penerima beasiswa yang diselenggarakan di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (9/7/2026). Ratusan mahasiswa hadir sebagai perwakilan dari ribuan penerima manfaat yang berasal dari berbagai perguruan tinggi serta kategori beasiswa yang disediakan pemerintah daerah.

Melalui forum tersebut, para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh pembinaan, tetapi juga menjadi representasi keberhasilan kebijakan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Marzuki Hafidullah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, mengaku bantuan yang diterimanya menjadi penopang penting bagi kelangsungan studinya.

Sebagai penerima Beasiswa Pondok Pesantren, Marzuki menjelaskan bahwa dirinya berasal dari keluarga petani dengan kondisi ekonomi yang sederhana. Keterbatasan tersebut sempat menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan di perguruan tinggi.

Alhamdulillah saya sangat merasa terbantu. Beasiswa ini sangat bermakna bagi saya untuk melanjutkan kuliah. Semoga dengan adanya beasiswa ini bisa menambah semangat saya untuk terus belajar," ujarnya.

Menurut Marzuki, kehadiran Program Beasiswa Bojonegoro menjadi bukti bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi tetap terbuka bagi siapa pun, termasuk mahasiswa dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas. Ia berharap semakin banyak pelajar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah.

Baca juga:

Jangan takut kuliah karena masalah biaya. Di Bojonegoro ada kesempatan beasiswa yang bisa dimanfaatkan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang telah memberikan perhatian kepada mahasiswa seperti kami," katanya.

Pengalaman serupa disampaikan Pipin Dwi Setiyarini, mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro asal Kecamatan Tambakrejo yang menerima Beasiswa Keluarga Miskin. Putri dari keluarga petani itu mengungkapkan bahwa bantuan pendidikan yang diterimanya memberikan kepastian dalam memenuhi kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pipin mengaku sebelumnya belum pernah memperoleh bantuan pendidikan. Karena itu, ketika mengetahui adanya Program Beasiswa Bojonegoro, ia segera mengajukan permohonan dengan harapan dapat menyelesaikan pendidikan tanpa dibayangi persoalan biaya kuliah.

Saya sangat senang karena beasiswa ini membantu pembayaran UKT sehingga saya bisa kuliah tanpa terlalu memikirkan biaya," tuturnya.

Baginya, program tersebut bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga menghadirkan rasa optimistis bahwa kondisi ekonomi keluarga bukan penghalang untuk mengenyam pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Jangan pernah takut untuk kuliah. Teruslah mengejar cita-cita karena ada kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melanjutkan pendidikan," ungkapnya.

Program Beasiswa Bojonegoro merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan tinggi. Beragam skema beasiswa disiapkan agar mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat memperoleh kesempatan yang setara dalam mengembangkan potensi akademik.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak generasi muda Bojonegoro yang mampu menyelesaikan pendidikan tinggi, meningkatkan daya saing, serta menjadi sumber daya manusia berkualitas yang siap berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa mendatang. Di saat yang sama, kisah para penerima beasiswa menjadi gambaran bahwa investasi di bidang pendidikan tidak hanya mengubah masa depan individu, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan Bojonegoro secara berkelanjutan.

Share :