- Oleh : Budi Hartono
BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempercepat seluruh tahapan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Kaktol Barat, Kecamatan Geger. Program pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu tersebut ditargetkan mulai dibangun pada tahun ini dan siap menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2027.
Langkah percepatan itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Selain menitikberatkan pada pembangunan fisik, pemerintah juga memastikan seluruh aspek administratif, legalitas, hingga kesiapan infrastruktur pendukung diselesaikan secara menyeluruh sebelum proses konstruksi dimulai.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat bergantung pada kecepatan dan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait. Menurutnya, setiap tahapan harus berjalan secara terukur agar target penyelesaian dapat dicapai sesuai jadwal.
Seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi. Setiap kendala yang ada harus segera diselesaikan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target," tegas Lukman Hakim.
Instruksi tersebut mencakup percepatan penyelesaian dokumen kerja sama dengan Kementerian Sosial, sertifikasi lahan, penyusunan dokumen lingkungan, hingga pemenuhan berbagai persyaratan teknis yang menjadi prasyarat dimulainya pembangunan.
Baca juga:
Di samping aspek administratif, pemerintah daerah juga memberikan perhatian besar terhadap kesiapan infrastruktur dasar yang akan menunjang operasional sekolah. Akses jalan menuju lokasi pembangunan, kelancaran distribusi material konstruksi, ketersediaan pasokan air bersih, jaringan listrik, hingga dukungan anggaran menjadi fokus utama agar pelaksanaan proyek tidak menghadapi hambatan di lapangan.
Bupati menekankan bahwa setiap OPD memiliki tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing. Namun demikian, koordinasi lintas sektor tetap menjadi faktor utama untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan selaras dan tepat waktu.
Dalam rapat koordinasi yang membahas percepatan pembangunan tersebut, disampaikan pula bahwa Kabupaten Bangkalan telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Sosial sebagai daerah pelaksana pembangunan Sekolah Rakyat. Rekomendasi tersebut menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan tahapan berikutnya, termasuk penyempurnaan infrastruktur pendukung.
Sejumlah persiapan teknis kini terus dimatangkan, terutama penyediaan jaringan listrik dan sistem distribusi air bersih, sehingga kawasan sekolah nantinya memiliki fasilitas dasar yang memadai sejak awal operasional.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimistis percepatan yang dilakukan saat ini akan memungkinkan pembangunan Sekolah Rakyat selesai sesuai target. Dengan demikian, sekolah tersebut diharapkan telah siap digunakan pada Tahun Ajaran 2027 sebagai fasilitas pendidikan baru bagi masyarakat kurang mampu.
Kehadiran Sekolah Rakyat diproyeksikan tidak hanya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pemerataan kesejahteraan. Melalui akses pendidikan yang lebih inklusif, pemerintah berharap generasi muda dari keluarga prasejahtera memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas diri, memperbaiki taraf hidup, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa mendatang.